Dirjen KSDAE: Badak Jawa yang Mati Muda itu Bernama Manggala

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Betahita.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengindikasikan kematian seekor badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, baru-baru ini tidak disebabkan oleh perburuan liar.

Menurut Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Dirjen KLHK) Ir. Wiratno,  TNUK memiliki sistem patroli yang kuat sehingga aman dari perburuan liar. Selain itu, saat ditemukan bangkai badak Jawa bernama Manggala tersebut masih utuh.

Selanjutnya baca di Lipsus Betahita.id

Walhi: Pernyataan Presiden Soal Konflik Lahan Warga Vs Korporasi Harus Dikawal
Indonesia Terbitkan Dokumen NDF Hiu Lanjaman dalam Upaya Konservasi
Share.

About Author

Leave A Reply