Ketika Kera Liar Singapura Lebih Asyik dengan Sampah Plastik

Penulis : Y. Y. Akhmadi

FOTO

Kamis, 03 September 2020

BETAHITA.ID -  Singapura selalu identik dengan kebersihan. Nyaris tidak ada orang yang membuang sampah sembarangan karena kesadaran tinggi atau juga takut dengan tindakan tegas pemerintah.

Setiap tahun tidak kurang dari 3 juta ton sampah dibuang di Singapura, dengan 30 persen di antaranya adalah plastik. Sampah organik dibakar dan abunya untuk membentuk tanah reklamasi. Namun sampah plastik baru sekitar 6 persen didaur ulang. 

Jumlah sampah plastik terus meningkat. Menurut National Environment Agency, setiap warga Singapura membuang sampah plastik lebih banyak 20 persen dibanding 15 tahun lalu. 

Karena itu tidak mengherangkan melihat anak-anak kera liar yang ada di sekitar Old Upper Thomson Road sekarang lebih asyik bermain sampah plastik daripada bercanda dengan temannya. Dua petugas konservasi Raffles Banded Langurs Working Group memergoki mereka ketika sedang observasi dan mengungggahnya di akun Facebook Raffles' Banded Langurs untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah, terutama plastik, sembarangan.

Kera bermain dengan sampah plastik di Old Upper Thomson Road, Singapura (Facebook/Raffles' Banded Langurs)