Kalteng Siaga Darurat Karhutla, Sudah Ada 700 Hotspot

Penulis : Betahita.id

Karhutla

Kamis, 02 Juli 2020

Editor : Y. Y. Akhmadi

BETAHITA.ID -  Pemerintah Kalimantan Tengah menetapkan siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 30 Juni 2020. Penetapan ini dilakukan mengingat saat ini jumlah titik panas (hotspot) sudah lebih dari 700, dan kebakaran sudah terjadi di sebagian wilayah.

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan penetapan ini juga karena dua kabupaten, yaitu Kabupaten Barito Utara dan Kotawaringin Barat, juga sudah menetapkan siaga darurat karhutla. 

“Saat ini kita lakukan upaya pencegahan, sosialisasi dan penanganan di lapangan terhadap karhutla. Karena masyarakat Kalteng saat ini banyak mengalami ujian, baik itu pandemi Covid-19, karhutla dan banjir,” katanya. 

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Darliansyah, mengatakan siaga darurat dimulai sejak 1 Juli 2020 sampai 28 September 2020, sehingga mulai melakukan peningkatan sinergitas dalam upaya pencegahan dan sosialisasi secara masif di masyarakat. 

Kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu faktor penyumbang hilangnya tutupan hutan di seluruh dunia termasuk Indonesia. Foto: Auriga Nusantara.

“Dua kabupaten sudah menetapkan status siaga darurat dan hotspot saat ini sudah lebih 700 titik ditambah adanya karhutla di berbagai daerah, maka dipandang perlu Pemprov Kalteng mengeluarkan keputusan siaga darurat karhutla," ujarnya. 

"Surat keputusan sudah ditandatangani  Gubernur Kalteng  dan dilaksanakan mulai besok sampai September 2020," tambahnya.

Menurut Darliansyah, berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemprov Kalimantan Tengah dan instansi terkait agar dapat menekan dan meminimalisir potensi  karhutla. “Upaya terus dilakukan Pemprov Kalteng bersama instansi terkait baik sosialisasi, pencegahan hingga penanganan di lapangan,” katanya.

TEMPO.CO | TERAS.ID