Jamur Biru, Penunggu Cagar Alam Morowali

Penulis : Betahita.id

Biodiversitas

Senin, 11 Januari 2021

Editor : Y. Y. Akhmadi

BETAHITA.ID -  Jamur Biru menjadi salah satu kekayaan Cagar Alam Morowali, kawasan konservasi yang berada di wilayah kerja Balai KSDA Sulawesi Tengah. Jamur Biru atau Mycena interrupta ini adalah salah satu spesies jamur langka yang jarang ditemui. Mycena interrupta umumnya dikenal sebagai pixie's parasol.

Meskipun memiliki warna-warna cerah, tetapi tidak seperti spesies Mycena lainnya yang bioluminescent (bercahaya), Mycena interupta tidak mengeluarkan cahaya sendiri. Dengan karakteristik berwarna biru cerah selama periode bibit, dan perlahan-lahan akan memudar sedikit demi sedikit selama proses pertumbuhan.

Bagi para pengunjung yang pernah melakukan penelitian maupun ekspedisi ke Cagar Alam Morowali khususnya yang melewati jalur trek pendakian Gunung Tambusisi, spesies Jamur Biru ini sering mereka jumpai.

Bagi yang penasaran untuk meneliti dan melihat langsung si Jamur Biru ini, bisa membuat SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi) ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Tengah di Palu, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, demikian laman Menlhk.go.id, Senin (11/1/2021).

Jamur Biru dengan nama latin Mycena interrupta di Cagar Alam (CA) Morowali (Dok.LaOde Rahman - Polhut Balai KSDA Sulawesi Tengah/menlhk.go.id)

SHARE