RISET: Diduga Komodo Berasal dari Australia

Penulis : Sandy Indra Pratama

Satwa

Rabu, 03 Maret 2021

Editor : Sandy Indra Pratama

BETAHITA.ID -  Sebuah riset yang dilakukan peneliti dari Universitas Nasional Australia (ANU) menyatakan Komodo (Varanus komodoensis) berasal dari Australia. Tim peneliti berkesimpulan Komodo beremigrasi dari Australia utara ke Kepulauan Sunda Kecil (Indonesia) sebelum punah secara lokal di Australia jutaan tahun yang lalu.

Klaim itu diperoleh setelah para peneliti mencari bukti hibridisasi purba antara Komodo dengan Biawak Pasir. Hibridisasi adalah perkawinan silang antara dua spesies dan memainkan peran penting dalam proses evolusi.

"Komodo berasal dari Australia Utara dan beremigrasi ke Kepulauan Sunda Kecil sebelum punah secara lokal di Australia," kata para peneliti dalam kesimpulan studi yang diunggah di ResearchGate pada Januari 2021.

Pimpinan peneliti, Carlos J Pavón-Vázquez mengatakan pihaknya menggunakan alur kerja komprehensif untuk menemukan bukti hibridisasi purba antara komodo dan Biawak Pasir. Data terdiri dari lebih 300 lokus nuklir, genom mitokondria, data fenotipe, fosil, serta catatan kontemporer, dan data iklim masa lampau/ sekarang.

Satwa endemik dan dilindungi komodo, Taman Nasional Komodo. Foto: Komodo Survival Program

Berdasarkan analisis, ternyata Komodo berbagi alel (gen-gen yang terletak pada lokus yang sama) dengan empat spesies Biawak Pasir. Jumlah alel ini bahkan lebih banyak daripada yang diharapkan karena filogeni bercabang.

Kondisi itu kemungkinan besar sebagai hasil hibridisasi antara spesies yang terakhir dan nenek moyang yang sama dari biawak pasir.

Analisis biogeografi juga menunjukkan bahwa Komodo dan Biawak Pasir hidup bersamaan di Australia utara.

"Sejalan dengan catatan fosil, temuan itu memberikan bukti lebih lanjut bahwa Komodo pernah menghuni benua Australia," ujar Vázquez dkk.

CNN Indonesia|