Berita
Banjir Banten: 5 Tewas, Ratusan Mengungsi, Ribuan Rumah Terendam
Banjir yang melanda Banten telah menewaskan lima orang, ratusan warga mengungsi, dan ribuan rumah tergenang air.
Kamis, 03 Maret 2022

BETAHITA.ID - Banjir yang melanda Provinsi Banten awal pekan ini telah menghilangkan lima jiwa. Selain itu terdapat 12 kecamatan dan 22 terendam air, yang memaksa ratusan warga mengungsi.
Hujan deras mengguyur Kota Serang pada Senin malam, 28 Februari 2022 hingga Selasa pagi. Akibatnya Sungai Cibanten yang melintasi Kecamatan Kasemen, Serang, meluap. Air dengan cepat menggenangi jalanan dan rumah warga. Terdapat 3.960 rumah yang tergenang di berbagai lokasi.
Sementara itu terdapat setidaknya empat pohon tumbang di wilayah kota Serang. Titiknya ada di Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen, dan dua lainnya di Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen dan Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang.
Dalam bencana itu, lima kecamatan di Kota Serang ikut terendam, termasuk Kecamatan Serang, Kasemen, Cipocok Raya, Taktakan, dan Curug. Sebanyak 2.203 rumah terendam di lima desa di wilayah kota tersebut.
Tujuh kecamatan ikut terdampak di Kabupaten Pandeglang. Di antaranya adalah Kecamatan Cadasari, Labuan, Saketi, Patia, Pandeglang, Mandalawangi, dan Pulosari. Sebanyak 1.757 rumah tergenang di 17 desa.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), banjir disebabkan oleh curah hujan ekstrem. Selain itu hujan juga bertemu dengan angin dengan kecepatan 22 knot di atas wilayah Serang pada Selasa, 1 Maret 2022.
“Di wilayah Banten, Serang, ada pola pertemuan angin yang menyebabkan awan hujan tumbuh intensif, sehingga curah hujannya tinggi,” kata Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepudin, dikutip Tempo.co, Rabu, 2 Maret 2022.
Miming mengatakan bahwa curah hujan yang terjadi di Banten sebesar 180,4 milimeter (mm). Angka tersebut tertinggi se-Indonesia pada hari yang sama, dan dikategorikan ekstrem.
Curah hujan memiliki indikator. Kategori sedang berada di 20-40 mm/hari, lebat 50-100 mm/hari, sangat lebat 100-150 mm/hari, dan ekstrem di atas 50 mm/hari.




