Bocah Ini Serahkan Penyu Sisik yang Terjerat Jaring Ayahnya

Penulis : Betahita.id

Biodiversitas

Jumat, 24 Juli 2020

Editor : Y. Y. Akhmadi

BETAHITA.ID -  Bocah bernama Supran menyerahkan seekor penyu sisik (Eretmochelys imbricata) kepada petugas Pos Jaga Resort di Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Sulawesi Selatan. Satwa dilindungi ini masuk dalam jaring ikan ayahnya, yang kebetulan ketua Masyarakat Mitra Polhut Desa Jinato.

Menurut Supran, penyu sisik ini ditemukan ayahnya di Pulau Lantigiang saat menjaring ikan. Penyu diterima langsung komandan Resort Dadang Hermawan.

Baca juga Penyebab Kematian 28 Penyu di Bengkulu Masih Jadi Misteri

Setelah diukur dan didata, penyu dilepasliarkan di depan pantai resort Jinato disaksikan Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Jinato, Aisyah Amnur.

Dilihat dari ukuran karapas, penyu sisik ini sudah tergolong dewasa, dengan panjang 31 cm dan lebar 27 cm. “Dengan seringnya warga menyerahkan temuan penyu, semoga ini adalah indikasi masyarakat sadar akan pentingnya binatang purba ini dilindungi undang-undang,” ujar Aisyah.

Sebelumnya, pada Rabu (15/7) warga bernama Hasse menyerahkan seekor Penyu Hijau remaja ke petugas resort Jinato. Minggu (19/7) warga meyerahkan penyu sisik yang terjerat jaring saat melaut di Taka Salo. Penyu ini kemudian diserakan ke petugas jaga resort Jinato SPTN Wilayah II Jinato.

Bocah bernama Supran dan rekan-rekannya menyaksikan pengukuran penyu sisik oleh petugas Taman Nasional Taka Bonerate, yang ia serahkan. Penyu yang terjerat jaring ayahnya itu, lalu dilepasliarkan, 23 Juli 2020. (Dok.KSDAE/KLHK)

Karapas penyu tersebut dengan panjang 27 cm dan lebar 23 cm. Terdapat luka bekas jerat jaring di kaki kanan depan. Petugas mengambil tindakan untuk pemulihan dan diberi makan.

“Penyu ini dilindungi, kalau ketemu di laut atau di pantai, laporkan ke petugas atau melepaskannya,” kata petugas lapangan Taman Nasional Hendra Mustajab, di depan anak-anak. 

DARILAUT.ID | TERAS.ID