Harga Buah Kelapa Sawit Terus Merosot

Penulis : Tim Betahita

Sawit

Jumat, 20 Mei 2022

Editor : Raden Ariyo Wicaksono

BETAHITA.ID -  Hingga hari ini, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terus menurun di seluruh Indonesia. Hal ini terjadi sejak pemerintah menerapkan kebijakan larangan ekspor bahan baku minyak goreng atau crude palm oil (CPO) dan beberapa produk turunannya.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung, 25 persen dari total 1.118 pabrik kelapa sawit telah menghentikan pembelian tandan buah segar dari kebun petani. Akibatnya, harga anjlok 40-70 persen dari harga yang ditetapkan.

“Ini terjadi secara merata sejak larangan ekspor tanggal 28 April lalu. Dampaknya luar biasa,” ujar Gulat dikutip Tirto, Kamis, 19 Mei 2022.

Hal ini tidak hanya dikeluhkan oleh anggota Apkasindo. Petani yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI) dan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) juga terpaksa menjual dengan harga murah ke pabrik. 

Sejumlah truk berisi TBS sawit di PTPN VIII Cikasungka Jawa Barat/Foto: Yudi/Auriga Nusantara

Kerugian ini dialami petani kelapa sawit di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Menurut Ketua Umum SPI Henry Saragih, petani tidak dapat menjual ke tiga pabrik milik anak perusahaan Wilmar karena masih tutup. Sehingga berimbas pada turunnya harga.   

"Di tingkat petani, harga TBS kelapa sawit berkisar Rp1.600-1.750 per kg," kata Henry.

Berdasarkan harga penetapan pemerintah Provinsi Riau periode 11 – 18 Mei 2022, harga TBS turun Rp 972 per kilogram. Sehingga, sawit umur 10 – 20 tahun dibanderol Rp 2.947 per kilogram. Angka ini jauh dari periode 27 April – 10 Mei 2022, dengan penetapan Rp 3.919 per kilogram untuk usia sawit yang sama Di Riau.

Di Sumatra Utara, tim penetapan harga tandan buah segar periode 18 – 24 Mei 2022 menentukan harga sawit usia 10 – 20 tahun pada Rp 2.860 per kilogram, atau turun sebesar Rp 239 per kilogram.

Berdasarkan umur, harga tandan buah segar per Kamis, 19 Mei 2022, adalah: 3 tahun pada Rp 2.218 per kilogram; 4 tahun pada Rp 2.428 per kilogram; 5 tahun pada Rp 2.569 per kilogram; dan 6 tahun pada Rp2.642 per kilogram.

Selanjutnya tandan buah sawit umur 7 tahun sebesar Rp 2.666 per kilogram; 8 tahun sebesar Rp2.737 per kilogram; 9 tahun sebesar Rp 2.789 per kilogram; dan umur 10 – 20 tahun Rp Rp 2.860 per kilogram.

Sementara itu, sawit umur 21 tahun Rp 2.854 per kilogram; 22 tahun pada Rp 2.816 per kilogram; 23 tahun pada Rp 2.787 per kilogram; 24 tahun pada Rp 2.693 per kilogram; dan 25 tahun pada Rp 2.609 per kilogram.