Pembentukan Desk Papua jadi Rekomendasi Kongres AMAN

Penulis : Tim Betahita

Masyarakat Adat

Senin, 31 Oktober 2022

Editor : Sandy Indra Pratama

BETAHITA.ID -  Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) ke VI baru saja berakhir. Menghasilkan sedikitnya 30 rekomendasi, termasuk untuk membentuk desk untuk Papua yang rencananya akan dijalankan dalam lima tahun ke depan.

“Oleh karena itu Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) akan membangun kerja sama dengan berbagai lembaga termasuk dengan Dewan Adat Papua (DAP) maupun Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dan juga mencari tahu bagaimana pengurus di Papua Barat dan juga pengurus daerah di Papua,”katanya Sekjen AMAN periode 2022-2027 Rukka Sombolinggi saat diwawancarai Jubi usai konferensi pers di Stadion Barnabas Youwe.

Sombolinggi juga tak memungkiri kalau AMAN ini lahir dari kandungan Papua, sebab mulai dari kasus kasus para pemimpin era 1980an sampai 1990 an, mulai dari Tom Beanal, Josepha Alomang hingga Matea Mameyau. “ Bukan hanya itu saja para pemimpin dari Merauke maupun Wamena juga ikut mendeklarasikan AMAN waktu itu,”katanya.

Magister Ilmu Politik Universitas Chulalongkorn dari Thailand itu mengatakan, ikrar pertama AMAN waktu itu berlangsung di tanah Toraja dan kebetulan berlangsung di rumah orang tuanya.

Papua Bukan Tanah Kosong./Foto: Yayasan Pusaka Bentala Rakyat

Oleh karena itu Sekjen AMAN terpilih mengatakan bahwa ke depan ada calon anggota yang harus dilayani dan mendukung aktivitas komunitas di seluruh Nusantara. ”Saya harus jalankan mandat dan amanat yang telah dipercayakan semaksimal mungkin,”katanya

Dia menambahkan ada sekitar 89 calon anggota AMAN dari seluruh nusantara dan Papua ada sebanyak 28 calon anggota. “Untuk menjadi anggota harus melakukan proses musyawarah,”katanya seraya menambahkan harus mengisi profil dan mendaftar komunitas setelah melakukan proses musyawarah komunitas.

Hal senada juga dikatakan Direktur Yayasan Lingkungan Hidup (YALI) Papua Denny Youmaki bahwa ada terdapat sebanyak 29 anggota komunitas yang ikut KMAN ke VI dan akan mendaftar menjadi calong anggota komunitas. Adapun komunitas itu adalah,dari Kabupaten Biak Numfor dan Supiori masing masing Mnuk Sauyas, Mnuk Wombanda, Mnuk Wabu, Mnuk Emunda(Sowek), Bar Mani, Bar Sorido, Bar Swapor, Bar Swandinwe, Swar Anobo Padaido. Bar Napa, Bar Aimanda Padaido.

Begitu pula dari Mairasi, Wandamen, Umari, Moor, Aiway/Makimi, Napan, KNa, Saifi, Imian, Ogit Yaben, Sper, Salmet Klausa, Melafele, Melekya, Briat Manaelek dan Yaben.

JUBI