Lagi, Orangutan Gelandangan Dievakuasi dari Kebun Sawit di Kalbar

Penulis : Raden Ariyo Wicaksono

Biodiversitas

Kamis, 26 Oktober 2023

Editor : Yosep Suprayogi

BETAHITA.ID - Satu individu orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) dievakuasi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (Kalbar) karena terjebak di dalam perkebunan sawit PT Cargill, pekan lalu. Orangutan gelandangan tersebut kemudian dipindahkan ke kawasan cagar alam terdekat.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Ketapang, BKSDA Kalbar, Birawa menjelaskan, orangutan itu diketahui telah terisolir di perkebunan sawit sejak 13 Oktober 2023 lalu. Keberadaan orangutan di area perkebunan ini kemudian dipantau BSKDA Kalbar demi menjamin keselamatannya.

Hingga pada 18 Oktober 2023 lalu, Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Kalbar akhirnya memutuskan melakukan penyelamatan terhadap orangutan tersebut dengan cara melakukan pembiusan, dibantu Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).

Birawa menuturkan, orangutan tersebut diputuskan diselamatkan karena menghindari risiko terjadinya interaksi negatif dengan manusia. Apalagi posisi keberadaannya tidak jauh dari pemukiman.

Satu orangutan berkelamin betina dewasa terpaksa dievakuasi karena telah terjebak selama beberapa hari di perkebunan sawit di Kabupaten Ketapang, Kalbar, 18 Oktober 2023 kemarin. Foto: BKSDA Kalbar.

"Kita menghindari hal-hal negatif yang akan terjadi terkait dengan keselamatan satwa itu sendiri, jika terus berada di perkebunan sawit. Selain itu, sumber pakan yang ada di perkebunan sawit pastinya sangat terbatas," kata Birawa, Selasa (24/10/2023).

Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, orangutan tersebut diketahui berusia lebih dari 10 tahun, berkelamin betina, dengan bobot tubuh sekitar 30 kilogram. Karena kondisinya sehat, tim kemudian memutuskan untuk melakukan translokasi satwa dilindungi itu ke kawasan Cagar Alam Muara Kendawangan.

Menurut Birawa, cagar alam yang terletak di Kabupaten Ketapang ini dianggap mempunyai kesesuaian habitat untuk perkembangbiakan orangutan, dan lebih aman dengan tingkat ancaman rendah.

"Ketersediaan pakan untuk orangutan di areal berhutan di wilayah Cagar Alam Muara Kendawangan juga menjadi alasannya. Karena areal tersebut sudah dilakukan survei kesesuaian habitat dan ketersediaan pakan orangutan oleh BKSDA Kalbar," kata Birawa.

Sejak Januari lalu, BKSDA Kalbar telah melakukan penyelamatan 5 orangutan gelandangan. Dua di wilayah kerja SKW I Ketapang, dan tiga individu di wilayah kerja SKW II Sintang.